Keinginan Sederhana Ibu
Mak Tua itu terus menatap sebuah bingkai foto yang terpapang di atas sebuah meja kamar. Sebuah bingkai foto yang terlihat sudah rusak dan kaca yang telah pecah. Sesekali Mak Tua itu meneteskan air mata sembari membersihkan bingkai yang mulai berdebu. Sebuah kamar kosong di gubug tua itu selalu di bersihkannya dengan penuh harapan. Kedua anak Mak Tua selalu menatapnya tanpa mau membantu membersihkan kamar tua itu. Kedua anak Mak Tua itu selalu mengabaikannya dan terkadang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Hati Mak Tua itu selalu merasa kesepian semenjak anak-anaknya mulai sibuk dengan dunia mereka sendiri. Terkadang Mak Tua itu duduk sendiri di ruang tamu sembari menunggu anak-anaknya pulang. Terkadang pula Mak Tua menangis dan terus berdoa untuk Alm Suami dan anak-anaknya. Mak Tua memiliki tiga orang anak yang dia besarkan seorang diri semenjak sang suami meninggal. Anak pertama kerja merantau semenjak lulus SMA, anak kedua bekerja di sebuah biro wisat...